Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menyelenggarakan Workshop Penelitian bertajuk “Penguatan Kapasitas Dosen & Inisiasi Penelitian Kolaboratif” pada Kamis (03/07/2025).
Kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan Prof. Dr. Ismail Suardi Wekke sebagai pembicara utama, serta dipandu oleh Kepala Lembaga Riset UICI, Satria Antoni, Ph.D., sebagai moderator.
Workshop ini bertujuan mendorong peningkatan kapasitas riset para dosen melalui pemanfaatan platform akademik seperti Orchid ID, Web of Science, Scopus ID, dan Google Scholar.
Dalam paparannya, Prof. Ismail menekankan pentingnya setiap peneliti memiliki dan merawat Orchid ID sebagai identitas global peneliti. Menurutnya, banyak platform terintegrasi dengan Orchid ID yang secara otomatis akan mengarsipkan karya ilmiah dari jurnal, prosiding, hingga buku yang terindeks.
“Orchid ID ini bisa diisi manual, gratis, dan menjadi syarat penting ketika ingin submit jurnal atau menjadi reviewer. Kita perlu memperbaiki dan melengkapi profil ini dengan data pendidikan, pekerjaan, aktivitas profesional, hingga karya ilmiah,” ujar Prof. Ismail.
Selain Orchid ID, ia juga menyoroti pentingnya Google Scholar sebagai media visibilitas karya akademik. Platform ini menurutnya harus diverifikasi dengan email institusi agar terlihat profesional dan kredibel.
Ia juga mengingatkan bahwa jumlah sitasi bukanlah tujuan utama, melainkan bonus dari proses berkarya secara konsisten.
Di akhir pemaparannya, Prof. Ismail memperkenalkan ResearchGate sebagai alternatif repository akademik yang dapat dimanfaatkan para dosen, terutama bagi yang belum memiliki akses ke repository kampus.
Meskipun ada pro dan kontra karena sifatnya yang berbasis bisnis, ResearchGate menurutnya tetap bisa menjadi media penyimpanan karya ilmiah, termasuk sebagai platform untuk pre-print dan post-print. (*)

