Gerak Cepat, Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun Pada Sektor Peternakan

Pemerintah Kembali melakukan Gerak Cepat Melalui Danantara Dalam menggelontorkan Investasi pada sektor peternakan. Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengungkapkan setidaknya terdapat 13 lokasi peternakan ayam yang akan didanai Danantara Indonesia di tahap pertama yang tersebar di 13 provinsi di Indonesia.

Peternakan digarap dengan nilai investasi Rp 20 triliun Akan memiliki fasilitas lengkap dan dikelola bekerja sama dengan peternak lokal, mulai dari pembibitan day old chick (DOC), penyediaan pakan, obat pengolahan hasil ternak, hingga dukungan logistik dan pemasaran. Program tersebut diharapkan dapat membuat harga kebutuhan peternak lebih terjangkau dan stabil.

“Jadi ini menopang peternak kita daripada teriak [harga mahal, red] setiap tahun,” kata Amran saat rapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Terobosan Proyek peternakan ayam ala Danantara tersebut berpotensi menyerap 1.462.948 tenaga kerja yang berlokasi di 13 provinsi, meliputi Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan, NTB, NTT serta Papua Selatan. Kehadiran peternakan ayam yang dikelola BUMN ini diharapkan bukan untuk mengganggu pelaku usaha serupa oleh sektor swasta yang sudah berjalan, tapi untuk memastikan harga di pasar tetap stabil.

Mentan Amran menyebutkan Intinya jangan kita ganggu pengusaha yang sudah tumbuh, tapi jangan semena-mena. Jadi, kami pasang di sampingnya untuk menstabilkan harga di tempat itu. Fokus Investasi Peternakan Ala Danantara adalah pada sektor hulu dan memproduksi pakan dari pabrik sendiri, ayam Grand Parent Stock (GPS), parent stock, final stock, Day Old Chick (DOC), hingga vaksin.

Amran menuturkan Peternak kecil dapat membeli kebutuhan tersebut dengan harga yang wajar. Selanjutnya peternakan ini juga akan berperan sebagai offtaker, mirip seperti fungsi Perum Bulog dalam menyerap beras. Investasi di sektor Peternakan ayam ini juga akan menjadi salah satu pemasok bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunannya ditargetkan bisa dimulai di Januari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *