Super League: Regulasi Memainkan Pemain U23 Dihapus Musim Depan

Kompetisi Super League musim 2026-2027 tidak lagi mewajibkan klub peserta memainkan satu pemain U23 sebagai starter dengan durasi bermain minimal 45 menit atau satu babak.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kompetisi I.league Asep Saputra di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Minggu, setelah berakhirnya final Elite Pro Academy (EPA) Super League U20, Minggu (17/05/2026).

“Ada perubahan di regulasi U23-nya, yang tidak ada lagi kewajiban dalam starting line up di 45 menit,” kata Asep.

Asep menjelaskan hanya regulasi U23 saja yang dihapus untuk musim depan. Untuk regulasi pemain asing tidak ada perubahan, tetap seperti musim ini yang maksimal bisa mendaftarkan 11 pemain asing.

Dari 11 pemain tersebut, sembilan pemain boleh masuk daftar susunan pemain, namun hanya tujuh yang bisa bermain di lapangan dalam satu pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Asep juga mengungkapkan kemungkinan digulirkannya kompetisi tambahan yang pelaksanaannya bersamaan dengan liga.

Asep mengakui bahwa sudah merencanakan hal ini, namun untuk detailnya ia belum bisa menyampaikannya lebih lanjut. Hal ini, kata dia, pihaknya membutuhkan “sesuatu yang memang betul-betul terukur” untuk menyampaikan kalender kompetisi musim depan.

“Bukan kita kebingungan ya. Justru kita ingin memastikan sinkronisasi semua, Super League-nya, Championship-nya. Kalau pun ada turnamen yang memang kita akan launching kemudian hari, termasuk sinkronisasi dengan AFC dan juga ASEAN dan sekali lagi itu memang membutuhkan satu persiapan yang harus betul-betul terukur. Dan pada waktunya kita akan umumkan,” jelas dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *